LIE Part 1

Title : Lie

Cast :Lee Jonghyun
            Han DaYoung

Other :
CN Blue member
Nam Gyu Ri
Kang Sora
Min Soo Hyun
Cho Kyuhyun
Siwon
Shindong
Sungmin
Yesung

Leeteuk

Author: Sania

Genre: Romance

Disclaimer: Pure, made by myself!

Notes: Maaf kalo banyak yang typo ._.

Jonghyun pov.

“Aahh~ baru 2 hari jadi anak baru saja aku sudah dikerjai agar mengambil buku-buku sebanyak ini. ” baru kemarin aku masuk ke sekolah ini, anak – anak sekelas sepertinya sedang mengerjaiku. Apalagi dengan penampilanku yang sekarang, aku dengan kacamata kotak yang besar dan memakai seragam dengan rapih, bahkan aku mengkancingkan semua kancing kemejaku tidak seperti anak yang lain baju dikeluarkan.
Bruuukk!!
Tiba-tiba aku ditabrak seseorang dari samping. Ternyata seorang yeoja, buku-buku yg ku bawa pun jatuh semua.


“Mianhae! Jeongmal mianhae!”Ucap yeoja itu sambil membantuku menyusun kembali buku-buku yang kubawa.
“Ini salahku memakai dasi sambil berjalan. Mianhae.”Ucapnya lagi.
“gweanchanna.” Ucapku sambil tersenyum. Yeoja itu membalas senyumku, dia sangat manis. Dia memperhatikanku. Apa dia mengenalku.
“Sepertinya aku belum pernah melihatmu.kau dikelas berapa?”Tanyanya. Aku pikir dia mengenaliku.
“Aku murid baru disini, lee jonghyun imnida.” Ucapku. Dia menjabat uluran tanganku.
“Ooh, anak baru, Han Dayoung Imnida.” Ucap yeoja itu sambil tersenyum ramah. Dia sangat cantik saat tertawa. “Kau dikelas apa?”Akupun tersadar dari lamunanku.
“Aku dikelas seni musik. Kau sendiri?”
“Wah kebetulan sekali, aku juga, sini aku bantu.” Ucap yeoja itu sambil mengambil setengah tumpukan yang kubawa. Aku jadi tidak enak.
“Eh tidak perlu sebanyak itu,”ucapku sambil mengambil beberapa buku darinya. Tapi dia mengambilnya kembali.
“Gwenchana..”
“Anniyo…”Ucapku lalu berjalan. Da young tertawa. Ia menyusulku.
“Siapa yang menuyuruhmu membawa buku sebanyak ini?”
“Mmm.. Choi Siwon.” Jawabku ragu.
“Mwo?! Jinjja?”Tanya Dayoung. Aku hanya mengangguk.saat sampai didepan pintu kelas Dayoung melarangku untuk langsung masuk. Dayoung menendang pintu kelas, bersamaan pintu terbuka sebuah ember menjatuhkan isinya yang berupa cairan, entah campuran apa saja yang ada didalam ember itu, aku tidak mau membayangkannya.
Semua orang didalam kelas terkejut, mereka kecewa karena rencana mereka gagal.
“Dayoung-ahh!” Teriak choi Siwon. Ia menghampiri kami, aku mengikuti Dayoung masuk dan menaruh buku-buku dimeja. Dayoung tidak mempedulikan panggilan Siwon ia langsung duduk dibangkunya. ‘Rupanya penghuni bangku kosong disebelahku adalah dia’ batinku.
“Aissh~ kau menggagalkannya Dayoung-ahh!” Ucap Pria tinggi itu. Choi Siwon adalah ketua kelas disini. dia yang sepertinya sangat ingin mengerjaiku. Aku lalu duduk ditempatku. Dayoung tidak memperdulikan Siwon dan Shindong yang merajuk padanya, benar. Mereka terlihat seperti anak kecil yang tidak diperbolehkan bermain oleh ibunya.
“Sudah cukup main-mainnya, lebih baik kalian bersihkan itu semua.”Ucap Dayoung akhirnya. Sebelum Siwon sempat protes Cho Kyuhyun duduk dimeja dan menatap Dayoung, dia memegang dagu Dayoung.
“Akhirnya kau masuk chagi. Aku merindukanmu.” Ucap Kyuhyun. Apa mereka saling berhubungan, tentu saja. lihat saja cara Kyu memperlakukan Da Young. Da Young menepis tangan Kyu. “Kami hanya main-main saja, tidak bermaksud serius chagiyaa.”Ucap Kyu dengan nada merayu.
“Main-main kau bilang? Seperti anak kecil. Hentikan ini dan jangan ganggu anak baru lagi Cho Kyuhyun.” Ucap Da Young dengan tatapan dingin.
“Your wish is my command.” Ucap Kyu. Ia lalu menyuruh anak-anak sekelas membersihkan hasil karya mereka. Tanpa mereka turun tangan.
Dayoung mengedipkan sebelah matanya dan tersenyum padaku. Lalu ia memakai headset dan mendengarkan i-podnya.
Saat itu entah kenapa jantungku berdegup kencang. Aku kembali kepada bukuku, untuk mengalihkan ini.

 Han DaYoung pov

Aku tidak melihat anak baru itu dikantin sekolah. Apa Kyu dan teman-temannya mengerjainya lagi.
Lalu sepasang tangan sudah melingkar di pinggangku. Dan seseorang membisikkan sesuatu di telingaku.

“Chagiyya..kita makan sama-sama yuk.” Kyu memelukku dari belakang. Aku segera melepas tangannya.

“Ingat Kyu! Kita sudah putus. Jangan perlakukan aku seperti yeojachingumu lagi.” Ucapku tegas. Tapi seperti biasa, Kyu sama sekali tidak menyerah, aku sudah berkali-kali mengatakannya. Dan ia memperlakukanku seolah-olah aku masih yeoja miliknya.

*flashback*
Ini semua bermula saat musim panas tahun yang lalu.
Cho Kyuhyun, Choi Siwon, Lee Sungmin dan Shin Dong adalah anggota band sekolah yang terkenal. Semua yeoja disini jelas menyukai mereka. Saat itu aku adalah anak baru yang masih polos, aku jatuh cinta pada Kyu saat melihat ia bermain gitar. Aku suka sekali permainan gitarnya. Sampai kami dekat dan akhirnya pacaran. Kyu sangat baik padaku, perhatian, sangat peduli terhadapku. Dan selalu menjagaku. Sampai hari itu, hari yang tidak pernah aku lupakan. Aku melihatnya berciuman dengan Nam Gyu Ri, murid dr jurusan modern dance, yang juga temanku sendiri. Dadaku terasa sesak saat itu.
Tapi apa yang Kyu katakan saat aku memergokinya.
“Da Young ahh.. Aku memang begini dari dulu, kau tau kan aku terkenal. Aku harus ramah dengan fans-fansku.”Ucap Kyu dengan santai sambil memegang tangan Gyu Ri, yeoja itu hanya diam dan menunduk.
“Mianhae Da Young. aku sudah lama seperti ini bersama Kyu. Sebelum kau datang.”
Seketika itu juga aku menamparnya. Aku juga menampar Kyu.
“Kau pikir aku mainanmu. Aku pikir kau berbeda dengan teman-temanmu yang lain yang selalu bermain-main dengan murid perempuan, ternyata kau sama saja! neo jinjja nappeun saramieyo! Kau Cho kyuhyun, mulai detik ini kau bukan namjachinguku. Kita putus.” Ucapku lalu meninggalkan mereka.

Tidak ada penyesalan sama sekali saat aku melakukan itu. Aku lega, ternyata benar ucapan Sora, aku menyesal karena tidak percaya ucapannya. seharusnya aku tidak mudah percaya dengan Kyuhyun. Bukan kali ini saja dia jadian dan mempermainkan yeoja, ternyata aku juga menjadi salah satu korbannya. Aku sudah terlanjur jatuh cinta padanya. Dan agak sulit melupakannya. Tidak ada yeoja yang mudah menolak karisma Kyu, akupun terbuai. Seiring waktu akhirnya akupun bisa melupakan Namja itu. Beberapa kali aku menolong anak-anak yang sering dikerjai Kyu dan teman-temannya.

Seisi sekolah baru mengetahui aku adalah anak pemilik sekolah beberapa bulan kemudian. Kyu dan teman-temannya tidak berani mengerjaiku lagi. Tapi Kyu malah mendekatiku. Dia selalu ingin menjadikanku kekasihnya lagi.
Bertatap dengan wajahnya saja sudah membuatku muak. Mengingat kejadian itu membuatku sakit kepala.

“Dayoungnnie!” Suara itu tidak asing lagi. Sora sahabatku langsung merangkulku.
“Kita makan dikantin yuk!” Ajaknya.

“Aku tidak bernafsu. Kau saja makan bersama Gyu Ri dan Soo Hyun.”

“Aissh..kau bisa sakit, nanti kitakan mau menonton konser. Kau bisa pingsan Dayoungnnie.” Rutuk Sora manja. Dia memang gadis mungil yang manja.
Aku hanya dekat dengannya.
Semenjak kejadian tahun lalu. Aku yang tadinya ber4 bersama Gyu Ri dan Soo Hyun jadi berpisah. Aku tidak bisa berbicara dengan Gyu Ri lagi. Soo Hyun juga lebih dekat dengan Gyu Ri tapi ia juga baik terhadapku.hanya saja ia sudah bersahabat lama dengan Gyu Ri. Hanya Sora yang dekat denganku. Walaupun kami tidak sekelas.
“Kau ini selalu memanggilku Dayoungnnie.”

“Aaah~itu kan panggilan sayang untuk sahabat baikku. Kkaja! Kita makan.” Dia menarikku. Tapi aku tetap menahannya.

“Anni Sora ahh. Aku tidak lapar. Kau makan saja duluan.”

“Jinjja? Yasudah. Tapi kau baik-baik saja kan?” Tanyanya sedikit khawatir.

“Ne~ gwenchanna. Kkaja. Nanti aku makan sebelum kekonser.” Sorapun mengiyakan iyapun pergi. Malam ini ada konser CN Blue. Band favoritku. aku tidak sabar melihat mereka.
aku duduk dibawah pohon yang ada dibelakang sekolah. Aku sering berada ditempat ini menyendiri sambil mendengarkan lagu. Tiba-tiba sebuah benda kecil jatuh diatas kepalaku. Sebuah i-pod. Aku mengelus puncak kepalaku. Lalu mendongak keatas.
“aaah! Mianhae!” Rupanya anak baru itu. aku segera memanjat pohon.
“Biar aku saja yang kebawah.”Ucap Jonghyun. Tapi aku sudah sampai keatas duluan.
“Mianhae, aku tidak sengaja. Kau tidak apa-apa ?”Tanyanya , wajahnya terlihat khwatir dan panik. Aku tertawa. Dia terlihat bingung.
“Gwenchana. Ini kan hanya i-pod kecil. Aku tidak akan gegar otak.” Ucapku sambil menyerahkan i-podnya.
“Mianhae, aku tidak sengaja menjatuhkannya.”ucap jonghyun sambil membetulkan kacamatanya.
“Aahh~ aku tidak tahu seperti ini kalau dilihat dari atas. Aku sering kesini tapi tidak pernah naik ketas pohon.” Ucapku sambil meliha-lihat sekeliling.
“Kau tidak pergi makan siang?” Tanya Jonghyun. Aku lalu duduk.
“Aku tidak lapar. Kenapa kau makan disini sendirian?”Tanyaku.
“Ne~ aku tidak kenal siapapun.”
“Kau kan kenal denganku. Kau bisa makan bersamaku. Arraci?” Ucapku. Jonghyun tersenyum dia memiliki lesung pipi dikedua pipinya.
“Gomapta. Kau baik sekali denganku.” Aku hanya membalasnya dengan senyuman. Lalu Jonghyun memberikan sandwich yang ia bawa.
“Makanlah.”
“Anni.. Aku tidak lapar.” Ucapku sambil menggeleng.
“Jangan begitu. Ini.”
“Ta..”Jonghyun sudah membungkam mulutku dengan sandwich.
“Jeongmal gomawoyo. Kau membantuku sehingga aku tidak dikerjai tadi.”Ucapnya sambil tersenyum memamerkan lesung pipinya lagi. Dia tidak seculun yang aku pikir.
“Aaahh~ sudahlah tidak apa. Gomapta. Untuk sandwichnya.” Kami tertawa.

Jonghyun pov

“Lala lalla lala lalala ” tanpa sadar aku bersenandung lagu Thank you.
“Aaah~ hyung senang sekali hari ini, dari tadi bersenandung terus sambil tersenyum.” Ucap Minhyuk yang sedang menabuh-nabuh kecil drumnya.
“Aku tahu, pasti Hyung sedang jatuh cinta!lihat saja wajahnya cerah sekali”Ini dia si jangkung yang usil.
“Jungshin ahh. Jangan mulai, aku hanya berlatih untuk nanti malam.” Tangkasku.
“Kau tidak bisa bohong , Lee Jonghyun. Dari tadi kau hanya memetik – metik gitar dan tersenyum-senyum. Apa yang terjadi di sekolah barumu?” ucap sang leader sambil tersenyum jahil. Mereka semua lalu merapat mendekatiku.
“Aisshh.. Kalian ini. Tidak apa-apa. Hanya saja aku mendapat teman baru yang baik.”Ucapku untuk berusaha tidak terlihat sangat senang.
“Pasti dia yeoja.”Ucap Minhyuk.
“Tentu saja, kalau bukan, dia tidak mungkin tersenyum terus hari ini.”Ucap Jungshin.
“Tapi.. Hyung kan sangat culun saat disekolah. Mana ada yeoja yang mau mendekatinya.”Tambah Minhyuk.
“Benar juga! Apa jangan-jangan dia mengenali Hyung?” Ucap Jungshin.
“Ya! Kalian ini. Dia tidak mungkin mengenaliku. Dia hanya baik. Dan juga cantik.”Akhirnya aku menceritakan semuanya pada mereka. Aku tidak mungkin menutup-nutupi semua dari mereka.
“Omoo.. Kalau saja mereka tahu siapa dirimu hyung. Mereka tidak akan berani mengerjaimu.”Ucap Minhyuk kesal.

“Jangan menyamar lagi hyung, tunjukkan saja siapa dirimu sebenarnya.”Timpal Jungshin.

“Aiisssh, jashik. Sudah sudah jangan dengarkan mereka.” Ucap Hyung Yong.

“Gwenchana hyung. Aku akan baik-baik saja. Ayo kita latihan lagi.”


Author Pov

“Da Youngnnie! Kkaja. Kkaja!” Ucap Sora sambil menarik – narik Da Young saat mereka sudah masuk stadion. Mereka berhasil mendapat barisan depan.
Lampu stadion mati. Hanya lighstick biru yang menerangi isi stadion itu.

“C.N Blue! C.N Blue! C.N Blue!” Semua boice bersorak. Begitu juga Da Young dan Sora. Mereka bersorak lebih keras saat lampu menyala dan personil C.N Blue on the stage. Para personil C.N BLUE menyapa penggemar mereka. Mereka memulai opening dengan lagu you’ve fallen for me, yang merupakan soundtrack drama heartstring. Da Young sangat terpesona dengan cara mereka bermain musik. Itulah yang membuat mereka keren dimata Da Young. Lagu kedua mereka the way part 3 – eclipse. Jonghyun memainkan gitarnya dengan sangat baik. Dia memamerkan kemampuannya. Diiringi dengan tabuhan drum kang minhyuk. Da Young benar-benar terpesona dengan penampilan Jonghyun di lagu ini.

Its Hard to say my mind
kimi no koe wo tashikametai
Can you tell me your height
todokazuni shizumu tame iki…

Da Young Speechless melihat penampilan mereka ditambah saat Yonghwa sang leader jadi backing vokal. Member CN BLUE berhasil memanjakan penonton mereka. Lalu mereka membawakan lagu One time, Jungshin personil yang paling jangkung memamerkan kemampuan rappnya. Yonghwa pandai sekali membuat penonton ikut larut dalam lagu. Di akhir acara, Da Young dan Sora memilki tiket untuk acara meet n greet.

Mereka sudah berjarak sangat dekat dengan member CN Blue untuk meminta tanda tangan.
“Ya Tuhan, senang sekali aku bertemu kalian! Aku sangat menyukai kalian.”Ucap Sora saat sampai dimeja mereka. Mereka semua tersenyum dan mengucapkan terima kasih. Kecuali 1 orang.
“Aku sangat menyukai permainan kalian oppa, terutama Jonghyun Oppa, nan jeongmal kamsahamnida untuk pertunjukannya.”Ucap Da Young. Mereka menandatangani foto A4 yang Da Young print. Tapi saat Da Young meminta tanda tangan Jonghyun.
“Aku suka sekali permainan gitarmu Oppa.”Ucap Da Young. Tapi Jonghyun tidak membalas senyum Da Young setelah memberi tanda tangan dia malah menunduk dan memalingkan wajah. Da Young terkejut karena masih ada yang mengantri ia lanjut pada Minhyuk.

“Bukankah kau bilang pertunjukkan kami bagus, kenapa wajahmu sedih?”Tanya Yong yang ada di sebelah Minhyuk saat selesai menandatangani foto yang di sodorkan Sora.

“Ah, anniyo Oppa, kalian bermain benar-benar bagus.”Ucap Da Young sambil tersenyum. Yonghwa membalas senyum Da Young, ia melirik sebentar kearah Jonghyun yang masih memalingkan wajahnya tak acuh. Lalu menandatangani foto Da Young.

“Kau kenapa Hyung?”Bisik Minhyuk. Tapi Jonhyun tidak menjawab, sibuk menandatangani.

 “Mianhae, lee Jonhyun sedang tidak enak badan. Terima kasih karena telah datang dan menonton kami.”Ucap Yonghwa.

“Gwenchana Oppa, cheonmanneyo. Dan terima kasih karena bermain dengan bagus”ucap Da Young sambil bow lalu pergi.

“Kau kenapa Da Youngnnie?”Tanya Sora karena dari tadi Da Young hanya diam.

“Aahh!! Sombong sekali dia! Isshh. Lee Jonghyun mentang-mentang dia hebat bermain gitar dia bisa sesombong itu?!” Akhirnya Da Young meledak.

“Aigoo.. Ternyata karena tadi, itu karena dia cool Da Young, bukan sombong.”Ucap Sora dengan wajah polosnya. Da Young memukul pelan Sora.

“Sombong dan cool itu beda, kau tidak lihat dia memalingkan wajah saat aku berbicara dengannya. Mana ada bintang seperti itu.” Ucap Da Young kesal.

“Mmmm..benar juga sih, tapi setauku, kalau aku baca di artikel tidak ada member mereka yang sombong, mereka semua ramah.”Ucap Sora.

“Pantas saja kalau tampil dia lebih sering memejamkan mata. Aku pikir dia menghayati lagunya, rupanya dia tidak mau melihat fansny.”Tambah Da Young sebal.

“Aisshh.. Jangan marah-marah Da Young. Kan Oppa Yong sudah bilang ia tidak enak badan. Sudahlah.. Kalau memang begitu, dia tetap cool bukan.” Ucap Sora.

“Aisshh..”

Jonghyun Pov

Mianhae Da Young. Dalam hati aku terus berkata itu. Aku masih bisa mengingat wajah Da Young yang kecewa.
“Ya! Lee Jonghyun! Ada apa denganmu? Kenapa kau bersikap seperti itu pada fans kita?” Yonghwa Hyung sepertinya sangat marah.

“Mianhanda Hyung. Aku harus melakukan itu.”Ucapku akhirnya setelah mereka mengeluarkan unek-unek mereka karena sikapku tadi.

“Waeyo?”

“Yeoja tadi.. Dia wanita yang kuceritakan. Aku takut dia mengenaliku.” Mereka semua terkejut. “Aku tidak menyangka dia seorang Boice.”

“Ternyata dia cantik ya.”Ucap Jungshin.
“Tentu saja, lihat saja bagaimana hyung menyukainya.”Ucap Minhyuk.

“Ya! Bukan itu yang saat ini kita harus bicarakan.”Ucap Yonghwa sambil memukul kepala Minhyuk dan Jungshin dengan stik drum Hyuk. Mereka hanya nyengir nyengir gak jelas.
“Kalau kau memang tidak ingin dia mengenalimu, lebih baik kau tetap menyendiri. Kau hanya perlu bertahan setengah tahun sampai kau lulus.” Aku langsung mendongak menatap hyung.

“Kau menyukainya?!” Hyung langsung to the point.
“Andwae.” Ucapku lalu meninggalkan mereka dan kembali dengan gitarku.
aku masih bisa mengingat perkataan Da Young yang bilang ia menyukai permainan gitarku. Tanpa sadar aku tersenyum sendiri.
Tapi di satu sisi hatiku sakit, dia pasti kecewa dengan sikapku.

*****

Da Young sudah sampai saat aku datang. Dia sedang tidur sambil mendengarkan lagu dengan i-podnya. Aku mengamati wajahnya yang terlelap. Dia terlihat sangat tenang.
“Aigoo.. Dia tidur lagi.”Ucap seseorang mengagetkanku, aku lalu mengambil buku dari tas. Dia celingak celinguk memperhatikanku.


“kau ini anak baru itu ya?” Tanya yeoja itu, dia teman Da Young yang kemarin juga datang kekonser. “Kang Sora Imnida. Namamu lee jonghyun kan?.”


“Ne~.”Ucapku sambil tersenyum. “Apa Da Young selalu tertidur seperti ini?”Tanyaku penasaran.

“Anniyo.. Kalau dia kelelahan saja. Antara kau dan aku saja. Da Young bekerja part time setiap jam 7 malam. Dia suka mencari uang sendiri ketimbang memakai uang orang tuanya.”
Ternyata Da Young orang seperti itu.


“Dia juga begadang semalam hanya untuk bisa mendapat tiket One Day with CN BLUE. Benar-benar anak ini.” Aku terkejut mendengar perkataan Sora.

“One Day with CN BLUE?”Tanyaku.

“Ne~ acara bulan depan. Mereka membuat acara untuk boice yang beruntung. Yasudah tolong beritahu dia aku kemari kalau dia sudah bangun,dan tolong bangunkan dia sebelum guru datang. gomapta.” Lalau Sora pergi.
Da Young sebenarnya orang seperti apa kau ini. Mata Da Young terbuka, aku lalu memalingkan wajah dan kembali membaca buku.


“Pagi Jonghyun-ssi.”Sapanya dengan senyuman menghiasi wajahnya.
“Pagi..Sora tadi kesini.”
“Jinjja? Aahhh~ apa aku tertidur cukup lama?”Tanyanya khawatir. Wajahnya terlihat lucu.
“Ne~ kau tertidur pulas.” Dia tertawa.bel pun berbunyi.

***
Salah satu keuntungan bersekolah disini adalah menikmati tamannya yang luas, aku pergi ketempat yang tidak dilewati murid murid lain,lalu membaringkan tubuhku di rumput. Angin bertiup dengan lembut. Lalu aku mendengar rekaman lagu yang kemarin kami buat. aku masih harus menambahkan beberapa nada di lagu baru ini. Tapi karena terlalu lelah aku mulai terlelap.
“Jonghyun-sshi!” Aku dapat mendengar suara Da Young. Kenapa dia muncul dalam mimpiku. Aku dapat melihatnya tersenyum. “Jonghyun-sshi, apa kau tidur?” Suaranya semakin jelas aku dapat merasakan sesuatu yang lembut menyentuh wajahku. Saat aku membuka mata, ternyata memang Da Young Ada di hadapanku. Di tertawa, sambil menyentuh wajahku dengan tanaman.
“Haaaacciimm!!” Akupun bersin dia malah tertawa. Aku membetulkan kacamataku. “Senang sekali kau.”Ucapku.

“Wajahmu lucu sekali Jonghyun-sshi! Ahahhaha!”

“Sudah jangan tertawa lagi.kau ingin membuatku malu ya.”Tapi Dayoung tidak sedikitpun menghentikan tawanya. Akupun mengambil tanaman itu dari tangannya. Lalu menahan kedua tangannya dan menggelitiki wajahnya.

“Ya!! Jonghyun-ssi lepaskan, sudah-sudah.”

“Rasakan ini, rasakan.” Ucapku.

“Hahahha, sudah – sudah!.” Kami tertawa. Aku tidak sadar kami bisa sedekat ini. Aku melupakan ucapan Hyung, Mianhae Hyung, aku tidak bisa menjauhi gadis ini.

 Part 1 ~ to be continue

Advertisements

2 thoughts on “LIE Part 1

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s