LIE Part 3

Title : Lie

 

Cast :Lee Jonghyun
            Han DaYoung

Other :
CN Blue member
Nam Gyu Ri
Kang Sora
Min Soo Hyun
Cho Kyuhyun
Siwon
Shindong
Sungmin
Yesung Leeteuk
Sonsaengnim

Author: Sania

Genre: Romance

Disclaimer: Pure, made by myself!

Notes: Maaf kalo banyak yang typo ._.

 

 

 

Part 3 ~

Author pov

Da Young diam terpaku, tidak seperti yang lain yang asik menikmati lagu penutup.
“Tidak mungkin.” Ponselnya bergetar. Ia terkejut melihat nama yang tertera dilayar Handphonenya. Diapun segera mengangkatnya.
“Yeobseyo?”Ucap Da Young sambil menutup sebelah kupingnya.
“Chagi…” Ia mengenali suara Jonghyun, tapi tidak sepenuhnya ia mendengar perkataan Jonghyun. Dia menoleh kearah panggung. Dia melihat Lee Jonghyun sedang bermain gitar dan bernyanyi. Ia mematikan telpon karena terlalu berisik.
“Tidak mungkin kan mereka orang yang sama.hehehe” Da Young percaya pada Jonghyun. Ia mengirim pesan dan mengatakan bahwa ia tidak bisa mendengar karena terlalu berisik.

Setelah konser selesai. Jonghyun bergegas mengganti pakaiannya, memakai kemeja kotak-kotak yang semua kancingnya ia pakai sampai kerah. lalu memakai kacamatanya yang besar. Dia mengambil kunci mobil lalu parkir didepan stadion. Ia mengirim pesan pada Da Young, dan tidak lama kemudian Da Young keluar disusul Sora dibelakangnya. Dia melambai dan tersenyum.

“Bagaimana konsernya?” Tanya Jonghyun.

“Totally awesome!!” Ucap Sora, padahal ia bertanya pada Dayoung. Mereka tertawa.

“Ppali, kita pulang.”Ucap Jonghyun.

“Aku akan naik taksi saja. Aku tidak mau jadi pengganggu kalian (¬? ¬ ”) ” ucap Sora sambil melirik Jonghyun.

“Ya! Bicara apa kau ini, kkaja, masuk kedalam.”Ucap Dayoung. Akhirnya Sora menurut.

Sepanjang perjalanan Sora tertidur karena lelah. Sedangkan Da Young memperhatikan Jonghyun daritadi.

“Ada apa sayang?”Tanya Jonghyun. DaYoung hanya tersenyum. “Kau pasti lelah juga, kau tidur saja nanti aku bangunkan kalau sudah sampai.”Ucap Jonghyun.

“Anniyoo.. Kau tahu lelahku hilang setelah melihatmu, aku ingin tetap melihatmu seperti ini.”Ucap Da Young. Jonghyun mengelus puncak kepala Da Young dan tersenyum.
Sesampainya dirumah, karena tidak tega membangunkan Sora, akhirnya Jonghyun menggendong Sora dipunggungnya.

“Fuuhh..Pulas sekali dia tertidur.”Ucap Jonghyun. DaYoung tertawa kecil.

“Mianhae merepotkanmu. Sora semangat sekali, dia pasti kelelahan.”Ucapnya sambil menyelimuti Sora.

“Gwenchanayo..”Ucap Jonghyun.

“Aaahh~ enak sekali Sora, bisa digendong olehmu, harusnya aku yang tertidur.”Ucap Da Young, ia berbicara sambil mengerucutkan bibirnya. Jonghyun menutup pintu kamar Sora dan tertawa pelan.

“Kemari, aku bawa kau kekamar.” Jonghyun lalu menggendong Da Young.

“Ya!! Lee Jonghyun, turunkan aku.” Da Young terkejut, padahal dia hanya becanda.Jonghyun menggendong Da Young dengan kedua tangannya. Dia hanya tertawa. Lalu membaringkannya diatas tempat tidur.

“Kau pasti lelah.”Ucap DaYoung. “Aku berat sekali ya?.”

“Aaaiisshh~ kau pikir aku ini tidak kuat?.”Ucap Jonghyun sambil duduk dipinggir tempat tidur.

“Anni..lihat..otot-otot tanganmu besar juga.”Ucap Da Young sambil menepuk-nepuk lengan Jonghyun. Mereka tertawa. tangan Da Young menyentuh wajah jonghyun, ia memegang kacamata Jonghyun lalu melepasnya perlahan. Jonghyun terkejut. Tapi DaYoung menghentikannya.

“Lebih baik kau cepat pulang dan istirahat chagi.”Ucap Da Young sambil mencoba tersenyum, sebenarnya Da Young ingin melihat Jonghyun tanpa memakai kacamata, ia mengurungi niatnya. Ia tidak mau membuktikan apa-apa.
‘Tenang Han Da Young, kau hanya perlu melupakan kata-kata Kyu.’Batinnya.

“Geuraeyo.. Tidurlah yang nyenyak. Besok kau harus pergi lagikan.”Ucap Jonghyun.

“Nan gwenchanayo?.”Tanyanya.

“Besok adalah hari yang kau tunggu, aku tidak akan melarangmu. “Ucap Jonghyun sambil tersenyum.

“Aku akan mengantarmu sampai depan.”

“Apa kau mau kugendong lagi?.” Mereka tertawa. Jonghyun lalu menarik Da Young keatas punggungnya. Lalu menurunkannya diambang pintu rumah.

“Kunci rapat-rapat, istirahatlah.”Ucap Jonghyun lalu mencium kening Da Young.

“josimhi gaseyo.”Ucap Da Young dan tersenyum. Da Young menatap kepergian Jonghyun. Ia berjalan malas-malas kekamarnya , lalu menyalakan tape miliknya. Suara Jonghyun bergema dikamarnya. Dia tidak pernah mengeluarkan CD CN BLUE miliknya. Lagu LIE menggema di kamarnya.

“Gi-eok-eul ji-un-da nun-mul-lo ji-un-da
Nae an-e dam-eul su-ga eobs-neun neol
Chu-eok-eul ddeo-min-da a-peum-eul ddeo-min-da
Nae an-e meo-mul su-ga eobs-do-rok

Gi-eok-eul beo-rin-da nun-mul-lo beo-rin-da
A-mu-reon gi-dae-ju-cha eobs-do-rok
Ae-ta-neun nae ga-seum-jo-cha al-ji mot-ha-ge…”

Da Young mencerna tiap lirik lagu itu. Dan akhirnya terlelap.

Jonghyun pov

Hari ini aku tampil didepan Da Young bukan sebagai kekasihnya. Melainkan sebagai member CNBLUE. Hyung dan yang lainnya menghiburku. Untung acara ini tidak ditayangkan semuanya di TV. Hanya beberapa potongan gambar yang nanti akan diberikan ke stasiun tv, manajemen kami yang mengaturnya. Aku agak gugup.
Tiba saatnya kami bertemu Da Young. Kami semua mengenakan baju formal lalu kami menunggunya disebuah restaurant. Saat pintu terbuka kami menoleh dan melihat sesosok yeoja mengenakan gaun biru. Ia terlihat sangat cantik. Aku hampir tidak bisa menahan kekagumanku melihat Da Young.
Saat ia berjalan menghampiri kami, ingin sekali aku mengatakan. ‘Ini orang yang kucintai’. Tapi ..itu tidak mungkin. Kami saling memperkenalkan diri.

Sepanjang acara aku hanya diam, aku memang berusaha agar tidak terlalu dekat dengannya, itu sangat sulit. Tapi untung saja member yang lain berhasil membuatnya lupa akan kehadiranku. Yang aku khawatirkan adalah saat kami satu per satu akan date bersamanya.
Aku agak cemburu melihat kedekatannya dengan Hyung. Tapi aku tidak bisa berbuat apa-apa. Seharusnya akulah orang pertama yang date bersamanya karena aku kan si ‘Burning’ tapi kali ini dibalik, dari Hyung, Jungshin , Minhyuk lalu aku. Menunggu mereka selesai satu per satu juga tidak membuatku tenang. Aku menghabiskan waktu mencoba bermain game melawan Jungshin. Aku selalu kalah karena tidak bisa konsentrasi.
“Hei, sepertinya mereka sudah kembali.”Ucap Hyung, aku juga mendengar suara mobil. Lalu kami bertiga keluar. Minhyuk menggandeng tangan Da Young ketika ia turun dari mobil. Hyung dan Jungshin melirikku. Aku tahu Minhyuk hanya menjalankan tugas.

Mereka berjalan menghampiri kami. Da Young mencari sesuatu di dalam tasnya. Lalu tiba-tiba ia terjatuh karena tidak memperhatikan pijakannya. Aku refleks menolongnya. Padahal ada Minhyuk disampingnya yang jelas-jelas lebih dekat. Mereka semua terkejut. Terutama Da Young, aku masih memegangi lengannya. Kami memang sangat dekat. Ia menatapku, sampai aku bisa melihat air mata yang mulai mengembang dipelupuk matanya. PLAKKK! Ia lalu menamparku.Semua orang terkejut.
“Ya! Apa yang kau lakukan?!” Aku berusaha mempertahankan aktingku.

“Cukup!!”Ucap Da Young tegas, aku bisa melihat ia sangat marah. “Memangnya kau pikir aku sebodoh itu? Aku tidak dapat mengenali tatapan orang yang kucintai, Atau aku memang sebodoh itukah dimatamu sehingga mudah dibohongi?!.” Semuanya terbongkar. Da Young pasti mengenaliku, bodohnya aku tidak mendengar ucapan hyung sejak awal untuk jujur pada Da Young. Hyung dan yang lain diam terpaku.
“Apa ini? Apa maksudmu? Siapa dirimu yang sebenarnya?”Ucap Da Young wajahnya terlihat sangat terluka.

“D-dayoung..”Ucapku terbata tapi dipotong olehnya.

“Apa ini hanya sebuah permainan,hah? Kalian semua juga pasti mengetahui ini kan?” Ucap Da Young sambil menatap ketiga namja yang diam.

” Da Young-ahh kami bisa jelaskan.”Ucap Hyung.

“Benar Noona. Ini semua bukan keinginan hyung untuk menyembunyikan jati dirinya.”Tambah Minhyuk.

“Cukup.” Da Young kembali menatapku. “Aku tidak tahu siapa kau, aku tidak mengenalimu, aku bahkan tidak tahu jatuh cinta dengan siapa.”

“Da Young, aku bisa jelaskan. Siapapun aku, perasaanku sama. Aku men…”

“Cukup!, jangan berkata apa-apa lagi.” Da Young memotong lagi ucapanku. Airmata sudah membasahi pipinya. Matanya memerah Aku tidak sanggup melihatnya terluka seperti ini.”Jangan pernah lagi muncul dihadapanku.” Kata-kata itu yang terakhir keluar dari mulutnya. Diapun berlari meninggalkan kami. Aku memanggil namanya, tapi ia tidak menoleh sedikitpun. Aku pergi menyusulnya. Minhyuk dan Jungshin ingin menyusul tapi Hyung menahan mereka.
“Biarkan mereka.”Ucap Hyung.
Aku mencari Da Young, namun aku tidak dapat menemukannya. aku kembali ke dorm untuk mengambil mobil.
“Dimana dia?”Tanya hyung.
“Kau tidak menemukannya hyung?.”Tanya Jungshin. Aku hanya menggeleng.
“Aku akan mencarinya.”Ucapku.
“Hati-hati hyung.” Ucap Minhyuk. Lalu aku mengendarai mobil dengan cepat. Aku takut terjadi sesuatu padanya. Aku terus mencoba menghubungi ponselnya, tentu saja ia tidak angkat. Aku lalu mencarinya di google map. Dia ada dirumah.

Author pov

Da Young terisak dikamarnya sambil memegang kedua lututnya. Sora mencoba menenangkannya. Da Young masih sulit percaya dengan kenyataan Jonghyun juga membohonginya.
“Sudah, jangan menangis lagi. Aku juga ingin menangis kalau melihatmu seperti ini.” Ucap Sora.
“Apa .. Apa yang ..sebenarnya ada dipikiran namja itu?!.” Da Young mencoba menghapus airmatanya yang terus mengalir. ” Kenapa… dia tega sekali…”Suaranya tidak teratur.
Suara bel rumah berbunyi mengagetkan mereka.
“Itu pasti dia.”Ucap Da Young.
“Kau tunggu disini. Aku akan menyuruhnya pulang.”Ucap Sora. Saat ia buka pintu, ia terkejut melihat namja yang tampan itu.
Ia juga hampir tidak percaya namja itu seorang bintang.
“A. Apa yang kau lakukan?.”Tanya Sora tergagap.

“Kumohon Sora, biarkan aku bertemu dengannya.”Pinta namja itu. Sora agak ragu, ia menahan Jonghyun yang ingin masuk kedalam.

“Jangan sekarang, biarkan dia sendiri.”Ucap Sora.

“Aku tidak ingin menunda-nunda lagi Sora, aku ingin menjelaskan..”Ucapan namja itu terpotong begitu melihat sosok yeoja yang keluar menghampiri mereka. Sora akhirnya melepaskan Jonghyun.

“Aku akan meninggalkan kalian.”Ucap Sora lalu menutup pintu depan.

Jonghyun terperangah melihat wajah Yeoja yang ia cintai itu. Dia tidak lagi menangis, tapi ia dapat melihat sorot matanya yang terluka yang menyiksa dirinya. Dia mendekati yeoja itu, ingin sekali ia memeluknya tapi ditepis oleh Yeoja itu.

“Cukup sampai disini.”Ucap Da Young.

“Jangan lakukan ini Da Young, aku bisa jelaskan semuanya. Aku mohon. Percayalah padaku.”Ucap Jonghyun.

“Percaya apa? Ooh..tentu saja sekarang aku percaya kau Lee Jonghyun gitaris handal CNBLUE. Tapi aku tidak percaya kau lakukan ini semua padaku, kenapa harus aku?.”Ucap Da Young sedikit berteriak.

“Karena kau orang yang aku cintai Han Da Young! Aku mencintaimu, aku memiliki alasan kenapa aku harus melakukan ini semua.”Jelas Jonghyun. Da Young tidak bisa menahan lagi bendungan air matanya.

“Jangan katakan itu.. Aku bahkan tidak tahu siapa kau, aku bahkan tidak mengetahui apa kau Jonghyun orang yang kucintai, atau kau seorang anggota band yang terkenal? Aku bahkan tidak mengenalmu. Sudah, mulai sekarang jangan muncul dihadapanku lagi..”Da Young menahan isakannya. “Gwenchanayo, aku akan mulai melupakanmu, dan menganggap kau tidak ada, aku hanya tau kau adalah seorang gitaris sebuah band terkenal, aku tidak pernah mengenalmu.” Airmata Da Young semakin deras, ia memaksakan senyum dibibirnya.

“Andwae..kumohon.. Jangan lakukan ini Da Young, aku tidak bisa, aku tidak bisa melakukan itu. Naega Saranghaeyo Da Young.”
Pinta Jonghyun. Dia sampai berlutut sambil memegang kedua lengan Da Young. Ia dapat melihat mata namja itu memerah.
“Pergilah, biarkan aku sendiri. Jebal. Kau bisa menjalankan hidupmu.” Da Young tetap pada keputusannya. Jonghyun pun pulang dengan pasrah. Ia tahu percuma memaksa Da Young saat ini.

****

Di sekolah, Jonghyun tidak lagi melihat Da Young. Tidak ada yang mengetahui kejadian antara Da Young dan Jonghyun. Mereka hanya mengetahui Da Young pindah sekolah ke Busan. Padahal hari hari ujian sudah dekat. Selama itu Jonghyun selalu menyendiri. Ia masih merindukan sosok yeoja yang duduk dibangku kosong disebelahnya. Selama beberapa minggu bandnya CNBLUE tidak melakukan aktifitas, Minhyuk dan Jungshin sendiri sibuk dengan sekolahnya. Ia dapat melewati Ujian sekolah dengan baik seperti yang diingankan pihak manjemennya. Sampai hari kelulusan tiba, Sora menemui Jonghyun yang seperti biasa menyendiri di taman belakang sekolah.

“Yaa! Lee Jonghyun-sshi.”Ucapnya.

“Ada apa?.”Tanya Jonghyun sambil membetulkan kacamatanya.

“Ini, Da Young menitipkannya padaku sebelum dia pergi waktu itu. Dia memintaku memberikannya setelah hari kelulusan.”Ucap Sora menyerahkan sebuah amplop coklat besar. Jantungnya berdegup kencang, ketika mendengar nama Da Young. Jonghyun mengamati amplop coklat itu baik-baik.

“Gomawo Sora.” Sora tersenyum lalu pergi meninggalkannya.

“Sudah 1 bulan lebih kau menghilang dari hidupku.. Tapi aku masih saja merindukanmu, berharap kau muncul dihadapanku disini..”
Ucap Jonghyun sambil mengamati luasnya padang rumput sekolah yang tidak lama lagi akan ia tinggalkan.

***

Jonghyun membuka amplop yang berisi sepucuk surat dan beberapa foto, ia mengamati foto-foto mereka berdua. Setiap foto diberi tanggal oleh Da Young. Untuk mengingat moment-moment itu. Ada juga beberapa foto dirinya saat konser, foto yang waktu itu pernah ia temukan di kamar Da Young. Ia lalu membuka lipatan surat itu dan membacanya.

‘Entah mulai kapan aku menyukai namja berkacamata ini. Aku memikirkannya setiap hari, dia mengisi hari-hariku. Sampai akhirnya aku tidak mau kehilangan dia, aku takut ia pergi. Dan saat itu aku tahu aku mencintainya.

Hari itu, namja itu berubah menjadi orang yang tidak kukenal. Aku tidak tahu siapa kau sebenarnya Lee Jonghyun. Kenapa kau tega melakukan ini padaku. Harusnya kau jujur padaku sejak kau mengatakan kau mencintaiku dan ingin bersamaku bukannya malah menutupinya selama ini. Apa kau malu memiliki yeojachingu sepertiku, sehingga kau yang seorang bintang menyembunyikan semuanya? Apa kau tahu betapa terlukanya aku dibohongi seperti ini? Apa yang kau lakukan saat menjadi seorang gitaris CNBLUE? Apa kau juga keluar dengan yeoja yeoja yang bisa kau pilih sesuka hatimu?. Aku tidak tahu yang mana dirimu sesungguhnya. Aku akan melupakanmu, aku akan berpura-pura tidak mengenalmu. Aku hanya akan melihatmu sebagai seorang bintang. Seorang maniak gitar dari CNBLUE.’

Tangan Jonghyun bergetar. Airmatanya yang menetes membasahi surat itu.
‘Mianhae Da Young, jeongmal Mianhae. Kau benar, aku seharusnya jujur padamu dari awal. Mianhae han Da Young.’
Ia kembali melipat surat itu. Ia menghapus airmatanya ketika mendengar pintu terbuka.

“Hyung! Chukkae! Kau lulus juga akhirnya!”Ucap Minhyuk yang baru pulang. Jonghyun menyunggingkan senyum disudut bibirnya.

“Gomawo.”Ucapnya. Minhyuk melihat foto-foto yang ada diatas meja.

“Itu foto-foto hyung bersama noona ya?”Tanya Minhyuk. Jonghyun merapikan foto-foto itu dan menyimpannya kembali didalam amplop.

“Ne~. Dimana Hyung? Bukankah kita harus latihan untuk konser?.”Tanya Jonghyun mengalihkan pembicaraan.

“Sepertinya dia sedang keluar, Jungshin juga belum pulang.”

***

“Chukkae Sora! Akhirnya kau lulus.”Ucap Da Young sambil memeluk sahabatnya itu..

“Gomawo, chukkae juga untukmu. Kau pasti lulus dengan nilai sempurna!.”Ucap Sora. Da Young melihat sekeliling rumah.

“Gomawo, aaaah~ aku merindukan tempat ini.” Da Young datang untuk memberi selamat pada Sora. Dia juga berencana menginap beberapa hari untuk melepas rindu.

“Tinggallah disini lagi Da Youngnnie, aku kesepian karena tinggal sendiri.”Ucap Sora sambil mengerucutkan bibir. Sebelum Da Young sempat mengatakan sesuatu bel pintu rumah berbunyi. “Sebentar, aku lihat siapa yang datang.”Ucap Sora.

Saat membuka pintu Sora terkejut melihat namja tampan yang berdiri didepan pintunya sambil tersenyum.
“Aku tahu Sora ada disini, aku ingin bicara dengannya sebentar.”Ucap Yonghwa.
Sora seperti tersihir. Ia mengangguk menurut.
“Aku akan kembali setelah kalian bicara.” Ucap Sora.
“Siapa yang datang?”Tanya Da Young begitu mendengar suara langkah kaki, tapi ia terkejut begitu ia melihat sosok namja itu.

“Oppa..”Ucap Da Young. Mereka duduk berhadapan dalam diam. Yonghwa membuka percakapan.

“Bagaimana keadaanmu?.”Tanya Yong.

“Aku baik oppa, bagaimana kau sendiri dan yang lain, apakah sehat-sehat saja?.”Jawab Da Young sambil tersenyum.

“Kami baik-baik saja.” Da Young lega mendengar ucapan Yonghwa. “Tapi, salah satu Dongsaengku mengalami sesuatu yang berat, ia benar-benar menjadi pendiam. Ia pergi dan saat kembali hanya mengurung diri dikamarnya sambil memetik gitarnya. Kami tidak pernah melihat senyum lagi diwajahnya.” Da Young membeku mendengar perkataan Yong kali ini, walau ia tidak menyebut nama, ia tahu siapa orang itu. Yong menggenggam tangan Da Young.

“Aku tahu kau terluka, tapi bukan kau saja yang terluka, dia harus menyembunyikan identitasnya agar publik tidak mengetahui bahwa ia dikeluarkan dari sekolah lamanya, karena lebih sering mengikuti kegiatan bandnya. Semua itu sudah diatur oleh manajemen kami. Dia hanya bisa patuh, kau tahu betapa beratnya ia berbohong padamu, dia tidak ingin menjadi orang lain dihadapanmu. Dia ingin menjadi dirinya… Saat ia bersama kamipun. Hanya kau wanita yang dipikirkannya. Dia memang namja pabo, karena tidak jujur padamu. Percayalah dia ingin sekali, tapi sangat sulit untuknya bila pihak manajemen mengetahuinya. Sampai sekarang perasaannya masih sama padamu. Aku tidak tahan melihat wajahnya. Dia seperti orang yang hanya memilki saraf kesedihan. Setiap hari dia semakin terlihat sebagai zombie” Mata Da Young panas karena air mata yang mengembang dimatanya.

“A..aku tidak tahu, bagaimana perasaanku padanya.”Ucap Da Young terbata.

“Datanglah jumat malam ke. Yokohama arena, dan kau akan tahu bagaimana perasaanmu padanya.”Ucap Yonghwa sambil menyodorkan 2 tiket konser yang ia ambil dari sakunya.

“Jebalyo..paling tidak datanglah.”Ucap Yonghwa, lalu pergi meninggalkan Da Young yang tidak bergeming. Da Young menatap tiket itu, lalu menghapus airmatanya yang mengalir.

***
Jumat malam mereka siap menggelar konser. Lampu stadion dimatikan. Da Young duduk dibarisan tengah ditemani Sora.
“Kau yakin ? Gwenchanayo?”Tanya Sora.

“Ne, Gwenchana~.”Ucap Da Young. Lampu dinyalakan semua bertepuk tangan dan bersorak. Da Young dapat melihat keempat personil itu berjalan masuk kepanggung

“Selamat malam Boice!!!”Yonghwa menyapa penonton. Mereka semua tampan seperti biasanya. Semua tersenyum, kecuali satu orang tentunya. Lee Jonghyun hanya menyunggingkan senyumnya sesaat.
Semua bersorak, merekapun membuka lagu pertama mereka dengan Intuition.
Disusul dengan lagu LOVE girl. Salah satu penonton yang berada di sebelah Da Young berkomentar.
“Apa kau menyadarinya?.”Ucap yeoja yang berada di sebelah Da young.
“Mwo?.”Ucap yeoja yang disebelahnya.

“Jonghyun Oppa tidak seperti biasanya. Dia bermain datar-datar saja. Apa kau tidak merasakannya?.”Ucap yeoja itu. Da Young dan Sora mendengar pembicaraan mereka. Orang biasa saja dapat merasakan permainan Jonghyun hari itu sangat datar.

“Mungkin karena mereka sudah lama tidak konser.”Bisik Sora pada Da Young.

“Benarkah, kalau begitu kenapa hanya Lee Jonghyun, apa kau tidak melihat yang lainnya sangat bersemangat?.” Ucap Da Young.

Lagu selanjutnya because i miss you yang merupakan soundtrack drama heartstring yang dimainkan oleh Yong Oppa. Lalu sebelum mulai, ia meminta Jungshin menyanyikannya.

“Aahh..~ geuraeyo, ehhm, ehhm.”Ucap Jungshin sebelum mulai. Penonton sudah mulai histeris.
“Neul ttokgateun haneure
Neul gateun haru
Geudega omneun-gotmalgoneun
Dallajin-ge omneunde..” Semua penonton bersorak histeris.

“Jonghyun!”Ucap Yong Oppa. Semua lebih histeris lagi, Da Young juga terkejut.

“Nan utgoman sipeunde
Da ijeundeusi
Amuir-anin deut geuroke
Useumyo salgopeunde…” Jonghyun bernyanyi seperti biasa dengan khasnya menyanyikan lagu, sambil memejamkan matanya.
“Geuriwoso Han Da Young…Geudega geuriwoso” spontan Semua personil melihat kearahnya, entah apa ada yang sadar atau tidak, karena mereka bersorak bertepuk tangan. Tapi Da Young dan Sora dengan jelas mendengarnya. Mereka saling menatap.
“Meil nan honjasoman
Geudereul bureugo bullobwayo.”
“Bogopa bogopasoo..” Yonghwa melanjutkan lagu tersebut, saat Jonghyun menunduk.
Semua larut dalam lagu itu, tapi hanya satu yang diperhatikan Da Young, Jonghyun terus menunduk sepanjang lagu itu. Hatinya teriris melihat Jonghyun yang sepertinya sangat tersiksa.
lagu selanjutnya Don’t say Goodbye versi inggris.

“Apa kau merasakan sesuatu?.”Tanya orang yang disebelah Da young lagi kepada temannya.
“Ne~. Rasanya pesan lagu ini tersampaikan. Aku jadi ingin menangis”Jawab yeoja yang disebelahnya.

“Mereka hebat ya, penonton dapat merasakan lagu yang mereka sampaikan.”Ucap Sora.
Da young hanya diam.

Sebelum lagu berikutnya lampu dimatikan. Lalu menyala beberapa menit kemudian dan menyorot Jonghyun seorang. Semua penonton bersorak dan bertepuk tangan. Dia menunduk dan memulai memetik gitar,
“No one ever sees, no one feels the pain
Teadrops in the rain.” semua penonton diam mendengarkan.

“I wish upon a star, I wonder where you are
I wish you’re coming back to me again
And everything’s the same like it used to be
I see the days go by and still I wonder why
I wonder why it has to be this way
Why can’t I have you here just like it used to be .
I don’t know which way to choose
How can I find a way to go on ?
I don’t know if I can go on without you oh “ Da Young merasakan sesak didadanya. Ia memegangi dadanya. Lagu itu dibawakan lebih lembut dari biasanya. Dan mata jonghyun sudah panas karena air mata, ia tetap memejamkan mata seperti biasanya.

“Even if my heart’s still beating just for you
I really know you are not feeling like I do
And even if the sun is shining over me
How come I still freeze ?
No one ever sees, no one feels the pain
I shed teardrops in the rain..” Air mata Jonghyun mengalir. Untung saja Yonghwa juga memainkan gitarnya, sehingga tidak ada yang terlewat. Lampu menyala dan menyorot semua personil yang tertunduk tentunya. Menghayati lagu. Semua penonton larut dalam lagu itu.

“I wish that I could fly, I wonder what you say
I wish you’re flying back to me again
Hope everything’s the same like it used to be

I don’t know which way to choose
How can I find a way to go on
I don’t know if I can go on without you, without you …” Airmata Jonghyun mengalir deras, sesekali ia memalingkan wajahnya dari penonton. Tanpa sadar air mata Da Young mengalir. Dadanya terasa sangat sesak.

“Oh… I shed teardrops in the rain
Oh… Hey… Teardrops in the rain..” Yonghwa memainkan partnya, saat itu Jonghyun berusaha menghapus airmatanya.

“Even if my heart’s still beating just for you
I really know you are not feeling like I do
And even if the sun is shining over me
How come I still freeze ?
No one ever sees (no one) no one feels the pain (no one)
I shed teardrops in the rain..”
Yonghwa ikut menyanyi disaat Jonghyun terus menangis sambil bernyanyi.
“aigooo… Kenapa Jonghyun Oppa?.” Ucap beberapa penonton.
“Apa terjadi sesuatu?.”
Da Young menutup mulutnya agar tidak terdengar isak tangisnya. Sora merangkulnya.
 “Teardrops in the rain
Teardrops in the rain
Teardrops in the rain..” Setelah lagu terakhir .. Jonghyun memalingkan wajahnya untuk menyembunyikan wajahnya dari penonton.

Lampu dimatikan. Semua bertepuk tangan dan standing applause.
Yong, Minhyuk dan Jungshin menghampiri Jonghyun. Mereka menepuk bahu Jonghyun dan memberi semangat.

“Aku tahu Hyung begitu tersiksa.” Ucap Minhyuk.
“Tenanglah hyung.”Ucap Jungshin. Ia berusaha menahan tangisnya. Ia sudah lama menahan itu semua, dan hari ini ia menumpahkan semua kesedihannya.

“Kkaja, kita ke backstage.”Ajak Yonghwa.
Di backstage Minhyuk dan Yonghwa bersiap untuk tampil.
“Mianhae hyung. Apa aku sudah merusak konser kita hari ini?”Ucap Jonghyun yang merasa bersalah.

“Merusak? bagaimana bisa?ya..! Kau tidak melihat penonton bertepuk tangan tadi?.”Ucap Yonghwa sambil menaikan alisnya sebelah.

“Hyung ada yang ingin memberikanmu hadiah.”Ucap Minhyuk yang datang bersama seseorang.wajah orang itu tertutup oleh buket bunga yang ia bawa. Jonghyun pikir orang itu ingin bertemu Hyungnya,tapi ternyata orang itu malah berjalan kearahnya.

“Oppa..kau bermain sangat indah hari ini, aku sampai ingin menangis.” Ucap orang itu sambil memberikan bunganya. Jonghyun terkejut ketika melihat yeoja yang ia kenali berdiri dihadapannya. Rambut yeoja itu tidak lagi panjang seperti dulu, ia memotong rambutnya menjadi sebahunya. Tapi senyum Yeoja itu masih sama seperti dulu..

“Da Young…”Ucap Jonghyun tak percaya.

“Naegae Geuriwosseo Lee Jonghyun.” Ucap Da Young, senyum merekah diwajah Jonghyun. Yonghwa, Jungshin dan Minhyuk tersenyum bahagia melihat mereka.

“Aaahh~kkaja kkaja.. Kalian harus segera tampil .”Ucap Yonghwa sambil mendorong Jungshin dan Minhyuk.

“Aahh~tunggu Hyung..”Ucap Minhyuk
“Aku kan tidak ikut tampil. Aku tidak perlu ikutkan.”Ucap Jungshin
“Ya~ kau harus ke stage juga.”Paksa Yonghwa.
Mereka bertiga kembali ke stage. Jonghyun masih tidak percaya akan bertemu Da Young.

“Kau ada disini..ini benar-benar kau?”Ucap Jonghyun sambil mengelus pipi Da Young.

“Tentu saja, kau pikir aku ini siapa?”Ucap Da Young. Jonghyun tersenyum bahagia. Ia lalu memeluk Da Young dengan erat.

“Jeongmal Mianhae, aku tahu aku salah. Jebalyo.. Jangan pergi dariku.”Pinta Jonghyun.

“Mianhanda… Jonghyun-sshi..” Dayoung lalu membalas pelukan Jonghyun.”Aku tidak akan meninggalkanmu lagi.” Selama mereka berbicara, di atas panggung Minhyuk menyanyikan lagu STAR,

“Haneure bitnadeon byeori

Jeo meolli bitnadeon byeori
Nae mame naeryeowannabwa
Gaseume saegyeojin byeori
Gaseume bitnadeon byeori
Ama neo ingeot gata
Tteollineun soriga deullini
OH Star…”

dan semua penonton terlarut dalam lagu itu.

“Jinjja? Kau mau memberiku kesempatan?.” Tanya Jonghyun sambil memegang kedua bahu Da Young. Da Young tersenyum dan mengangguk. Jonghyunpun memeluk Da Young lagi.

Tiba saatnya dipenghujung acara. Mereka semua melingkarkan handuk berwarna biru gelap dengan tulisan CNBLUE dan BOICE dikanan kirinya dileher mereka.
Lagu selanjutnya you’ve fallen for me. Jungshin menyanyikan lirik di awal. Semuanya bersorak. Mereka membawakannya dengan enerjik. Da Young dan Sora pindah kebarisan depan panggung. Semua menikmati lagunya. Semua menyanyikan lagunya bersama sama. Dan Jonghyun terus tersenyum menatap Da Young.

Yonghwa pun meminta Jonghyun bergiliran menyanyi.. Ia memetik gitar lalu menyanyikan beberapa bait lagu sambil menatap Da Young.
Lagu terakhir sebagai penutup. mereka membawakan lagu ARIGATOU. Jonghyun pun mulai menyanyi..
“kimi no koto wa itsumo miteiru yo
yasashii egao arigatou
arigatou kono kimochi kimi dake ni iu yo
ima made boku wo mite kureta koto..”

Da Young mengangkat banner bertuliskan, “saranghaeyo Lee Jonghyun” dalam tulisan hangul. Jonghyunpun tersenyum lebar. Ia tertawa, Yonghwa dan Jungshin melirik mereka dan tertawa.

“kimi no koto wa itsumo miteiru yo
yasashii egao arigatou
arigatou kono kimochi kimi dake ni iu yo
ima made boku wo mite kureta koto

imademo omoidasu sono yasashii egao
boku ni te wo sashidasu kimi wo

Chorus : ima made arigatou arigatou imademo sou
mae he susumu hontou no imi ima nara wakaru
ima made arigatou egao wo arigatou kimi
yowamushi jibun wo koete ima koko de utau yo..” Mereka semua bernyanyi bersama-sama pada bagian reff.
“Jungshin…”Ucap Jonghyun.
Lalu Jungshin menyanyikan lirik berikutnya. Semua bersorak dan bertepuk tangan. Minhyuk dan Yonghwa juga bernyanyi bergantian. Dan Jonghyun maju kedepan panggung kebarisan Da Young. Ia lalu menyuruh Da Young mendekat. Lalu Jonghyun mengalungkan handuknya keleher Da Young dan menariknya. Semua penonton histeris. wajah mereka hanya berjarak beberapa senti.
“Saranghaeyo Han Dayoung.”Ucap Jonghyun. Lalu ia mencium Da Young dihadapan semua orang. Sementara teman-temannya tetap melantunkan arigatou. Semua penonton berteriak histeris. Yonghwa , Jungshin dan Minhyuk juga terkejut melihat mereka dan tertawa. Ia mencium Da Young begitu lama tanpa memperdulikan penonton yang histeris. Sora juga sangat senang melihatnya ia sampai bertepuk tangan. Da Young dan Jonghyun saling pandang dan tersenyum lalu berpelukan.
Dan konser itu berakhir menjadi konser yang tidak akan dilupakan semua orang, terutama Han Dayoung dan Lee Jonghyun.

~the end~

Advertisements

One thought on “LIE Part 3

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

w

Connecting to %s